TANTANGAN PERDAGANGAN BEBAS BIDANG INDUSTRI KREATIF PASCA PANDEMI COVID-19 DI ASEAN

Authors

  • Teddy Ageng Maulana Telkom University
  • Donny Trihanondo Telkom University

Keywords:

industri kreatif, AFTA, Pasca-pandemi

Abstract

AFTA atau ASEAN Free Trade Area telah resmi berlaku sejak 1 Januari 2016, dengan demikian arus masuk tenaga kerja, barang, serta modal di antara negara-negara ASEAN menjadi sangat mudah. Indonesia sebagai sebuah pasar yang besar juga merupakan sebuah kolam bakat yang besar bagi calon-calon SDM di bidang industri kreatif. Pandemi Covid-19 yang terjadi mulai awal tahun 2020 telah melahirkan hambatan maupun tantangan berkaitan perjalanan antar-negara. Banyak kegiatan pariwisata maupun industri kreatif yang terkena imbas dari pandemi ini. Perlu strategi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan ketahanan industri kreatif terhadap gejolak dan ketidakpastian seperti COVID-19 di masa depan, sehingga dampak ekonominya dapat diminimalisir. Hasil utama dari pengamatan yang dilakukan oleh peneliti adalah diperlukannya SDM yang kuat dan tahan banting di bidang industri kreatif sebagai strategi yang harus disiapkan. Hal ini juga bersesuaian dengan agenda sertifikasi keahlian untuk menghadapi AFTA. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan objek kajian mengenai SDM di bidang industri kreatif. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk menyusun strategi penyiapan SDM industri kreatif terutama di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai acuan untuk pengembangan sektor industri kreatif di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

• Referensi dari buku
[1] G. T. Suroso, Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Perekonomian Indonesia. Jakarta: Widyaiswara BPPK, 2015.

• Referensi dari buku
[2] Kemenparekraf, R. I. Ekonomi kreatif: kekuatan baru indonesia menuju 2025, 2014.

• Referensi dari buku
[3] Kemenparekraf, R. I. Ekonomi kreatif: kekuatan baru indonesia menuju 2025, 2014.

• Referensi dari buku
[4] L. J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

• Referensi dari artikel jurnal
[5] J. Creswell, W. Hanson, V. Clark Plano and A. Morales, "Qualitative Research Designs", The Counseling Psychologist, vol. 35, no. 2, pp. 236-264, 2007. Available: 10.1177/0011000006287390.

• Referensi dari buku
[6] Dr. Sugiyono, Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D, 2013.

• Referensi dari artikel jurnal
[7] Agus Achmad Suhendra, "Strategic Review On Indonesia Development Plan For Creative Economy." Developing Country Studies 7.5, 2017.

• Referensi dari artikel jurnal
[8] D. Trihanondo and D. Endriawan, "Cultural and Environmental Conservation through Community Service Program in Girimekar Village", IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, vol. 239, p. 012050, 2019. Available: 10.1088/1755-1315/239/1/012050.

• Referensi dari artikel jurnal
[9] Agus Achmad Suhendra, "Strategic Review On Indonesia Development Plan For Creative Economy." Developing Country Studies 7.5, 2017.

• Referensi dari artikel jurnal
[10] Agus Achmad Suhendra, "Strategic Review On Indonesia Development Plan For Creative Economy." Developing Country Studies 7.5, 2017.

• Referensi dari artikel jurnal
[11] A. Hannan, "Santripreneurship and Local Wisdom: Economic Creative of Pesantren Miftahul Ulum." Shirkah: Journal of Economics and Business 4.2, 2019.

• Referensi dari artikel jurnal
[12] Sidauruk, Rosmawaty, Tini Apriani, and Moh Ilham A. Hamudy. "Achievement, Obstacles, and Challenges in the Development of Creative Economy’s Best Product in the City of Bandung and Badung District." Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance 11.1, 2019.

• Referensi dari artikel jurnal
[13] B. Setiawan, "Edukasi E-Commerce Pada Pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Kota Palembang." Jurnal Abdimas Mandiri 2.2, 2018.

• Referensi dari artikel jurnal
[14] A. Santosa, "Pengembangan Ekonomi Kreatif Industri Kecil Menengah Kota Serang Di Masa Pandemi Covid-19." Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia 5.11, 2020.

• Referensi dari artikel jurnal
[15] Sidauruk, Rosmawaty, Tini Apriani, and Moh Ilham A. Hamudy, "Achievement, Obstacles, and Challenges in the Development of Creative Economy’s Best Product in the City of Bandung and Badung District." Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance 11.1, 2019.

• Referensi dari artikel jurnal
[16] A. O. Siagian and Yoyok Cahyono, "Strategi Pemulihan Pemasaran UMKM di Masa Pandemi Covid-19 Pada Sektor Ekonomi Kreatif." Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis 3.1, 2021.

• Referensi dari artikel jurnal
[17] Hakim, Lukmanul, and Euphrasia Susy Suhendra, "The Influence Of Perception Of Benefits, Easy Of Use, Use, Trust, And Availability Of Features On Satisfaction Of Use Of Bca Mobile Banking Services (Sejabodetabek)." International Journal of Science, Technology & Management 2.5, 2021.

• Referensi dari artikel jurnal
[18] S. Caballero-Morales, "Innovation as recovery strategy for SMEs in emerging economies during the COVID-19 pandemic", Research in International Business and Finance, vol. 57, p. 101396, 2021. Available: 10.1016/j.ribaf.2021.101396.

• Referensi dari buku
[19] Kemenparekraf, R. I. Ekonomi kreatif: kekuatan baru indonesia menuju 2025, 2014.

• Referensi dari buku
[20] Kemenparekraf, R. I. Ekonomi kreatif: kekuatan baru indonesia menuju 2025, 2014.

• Referensi dari artikel jurnal
[21] David C. McClelland, "Testing for competence rather than for" intelligence." Americanpsychologist 28.1, 1973.

• Referensi dari artikel jurnal
[22] D. Trihanondo and D. Endriawan, "The role of higher education in society activation through digital mural in ASEAN cities", IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, vol. 434, p. 012284, 2018. Available: 10.1088/1757-899x/434/1/012284.

• Referensi dari artikel jurnal
[23] Didit Endriawan and Donny Trihanondo, "Interpretasi Spiritualitas Pada Karya Seni Patung Amrizal Salayan." ATRAT: Jurnal Seni Rupa 3.1, 2015.

• Referensi dari artikel jurnal
[24] J. SYAIFULLAH, et al, "Social Media Marketing and Business Performance of MSMEs During the COVID-19 Pandemic." The Journal of Asian Finance, Economics, and Business 8.2, 2021.

• Referensi dari artikel jurnal
[25] D. Trihanondo and D. Endriawan, "Website Development of Indonesian Art Higher Education Institutions Historical Archives", IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, vol. 662, no. 2, p. 022035, 2019. Available: 10.1088/1757-899x/662/2/022035.

• Referensi dari artikel jurnal
[26] M. Hasan, et al, "Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor Umkm Di Masa Pandemi Covid-19." Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan 9.2, 2021.

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Maulana, T. A., & Trihanondo, D. (2022). TANTANGAN PERDAGANGAN BEBAS BIDANG INDUSTRI KREATIF PASCA PANDEMI COVID-19 DI ASEAN. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 5, 179–192. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/627

Most read articles by the same author(s)