POSTER CEGAH COVID 19 VARIAN OMICRON

Poster “Cegah Covid’19 Varian Omicron” Sebagai Sarana Edukasi Masyarakat (Analisis Semantik – Semiotik)

Authors

  • I Gusti Ayu Nila Wijayanti STD Bali

Keywords:

semantik semiotik

Abstract

Manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi untuk bertutur, bertukar informasi baik dengan
cara lisan maupun tertulis, untuk menyampaiakan pesan dan maksud kepada orang lain. Dibandingkan ragam
lisan, ragam tulisan lebih mengutamakan kejelasan struktur kalimat, karena ragam tulis tidak disertai dengan
gerak gerik, pandangan dan anggukan sebagai tanda penegas seperti yang terdapat pada ragam lisan. Dalam
ragam tulisan tidak digambarkan tinggi rendahnya nada atau panjang pendeknya suara yang dapat menimbulkan nuansa arti. Oleh karena itu, kalimat dalam ragam tulis bagi penutur yang cermat sering dikaji, dan disunting sebelum disajikan dalam bentuk yang terakhir (Muji, 1997:49). Diantara media komunikasi yang sangat beragam saat ini, poster merupakan salah satu dari sekian banyak cara mengkomunikasikan pesan kepada khalayak ramai. Poster dinilai memiliki cara paling mudah untuk menyampaikan informasi, mengkampanyekan sesuatu, mengedukasi, sebagai alat progaganda, dengan mengkombinasikan layout dan desain untuk menyampaikan pesan kepada khalayak ramai. Maka tak heran poster juga bisa disebut sebagai seni menyampaikan pesan. Awal pembuatan poster dimaksudkan untuk menyampaikan informasi dalam bentuk bergambar agar mudah dimengerti oleh orang buta huruf pada tahun 1700-an. Awalnya poster-poster itu berbentuk iklan atau surat edaran yang ditulis di papan kayu atau dinding. Ini terjadi di Yunani dan Italia. Waktu yang tepat tidak cukup jelas. Poster-poster yang dikembangkan hari ini tentunya tidak dapat dipisahkan dari poster-poster lama yang ditemukan oleh Aloys Senefelder, di Munich pada tahun 1798. Menurut Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2010:51), pengertian poster adalah kombinasi visual dari rancangan yang kuat, dengan warna, dan pesan, dimana tujuannya untuk menangkap perhatian orang yang melihatnya dan cukup lama menanamkan gagasan yang berarti di dalam ingatannya. Depdikbud (1988:50), menyatakan bahwa pengertian poster adalah suatu media yang terdiri dari lambang kata atau simbol yang sangat sederhana, dan pada umumnya mengandung anjuran atau larangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan makna semantik semiotik pada poster cegah covid’19 varian omicron yang diperoleh dari internet, serta data yang dipergunakan dari internet terbatas hanya 3 poster serta dianalisa dengan menggunakan teori dari Ferdinand de Saussure dan teori dari Charles Sander Peirce.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daftar Pustaka
Astuti, Yanti. 2015. Simulasi Realitas Sosial Melalui Media Sosial dan Aplikasi Instant Messaging di Cyberspace. Jurnal Komunikasi Profetik Vol.8. Yogyakarta:Prodi Ilmu Komunikasi.
Budiman, Kris. Semiotika Visual.Yogyakarta: Buku Baik, 2004.
Fiske, J. 2011. Cultural and Communications Studies, Sebuah Pengantar Paling Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.
Peirce, Charles Sanders. 1982. “Logic as Semiotics: The Theory of Sign”. Bloomington: Indiana University Press.
Sofiansyah, Deni. 2010. Skripsi: Analisis Semiotik Pada Poster Anti Merokok Departemen Kesehatan R.I. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Wijayanti, I. G. A. N. (2022). POSTER CEGAH COVID 19 VARIAN OMICRON: Poster “Cegah Covid’19 Varian Omicron” Sebagai Sarana Edukasi Masyarakat (Analisis Semantik – Semiotik). SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 5, 265–271. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/657