PENDEKATAN MULTISENSORI PADA PERANCANGAN INTERIOR SPA DI JAKARTA

Studi Kasus: Oriental Spa Chatswood

  • Amadea Amadea Universitas Pelita Harapan
  • Vanya Alessandra Leonardo Universitas Pelita Harapan
Keywords: spa center, urban area, stress, multisensory, tropical

Abstract

Kehidupan manusia di kota besar seperti Jakarta, seringnya berupa rutinitas antara pekerjaan di kantor dan keseharian pribadi di rumah yang diulang terus menerus, untuk jangka waktu panjang menjadikan manusia menjadi merasa memiliki tekanan sosial yang tinggi yang berdampak pada meningkatnya tingkat stress manusia yang hidup di kota besar. Oriental Spa Chatswood merupakan sebuah spa center yang didirikan dengan tujuan agar pengunjung dapat merelaksasikan diri mereka dari tekanan stress di wilayah perkotaan. Dengan mengunjungi spa center, pengunjung dapat melepaskan diri sejenak dari rutinitas kehidupan sehari – hari mereka yang utamanya berlangsung antara pekerjaan di kantor dan kehidupan pribadi di rumah. Perancangan ditunjukkan untuk memenuhi tujuan dari brand dan memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat di perkotaan Jakarta. Pendekatan desain yang digunakan di dalam perancangan adalah pendekatan multisensori dimana dengan adanya pendekatan multisensori, maka desain dibuat agar dapat memanjakan indera manusia melalui rangsangan terhadap berbagai indera dengan menciptakan sebuah pengalaman ruang yang menggugah rasa bagi pengunjung. Konsep perancangan mengangkat konsep tropikal yang didasarkan pada lokasi perancangan di daerah tropis, karakter treatment yang disediakan, dan slogan brand yaitu ‘tropical day spa experience’. Perancangan area spa dan treatment akan menitik beratkan pada area receptionist, lounge yang merupakan area tunggu, single room spa with bathtub, dan couple room spa with bathtub.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] BBC. (2022, March 23). Research finds nature sounds “benefit mental health.” https://www.bbc.com/news/uk-england-devon-60840759
[2] Derval, D. (2011). The Right Sensory Mix: Targeting Consumer Product Development Scientifically.
[3] Fulkerson, M. (2015, November 25). Touch. Stanford Encyclopedia of Philosophy. https://plato.stanford.edu/entries/touch/
[4] Kurnia, E. (2015, May 14). Otak Mampu Kenali Wewangian Kurang Satu Detik. https://health.okezone.com/read/2015/04/14/481/1134065/otak-mampu-kenali-wewangian-kurang-satu-detik
[5] Lam, D. (2021, June 29). The World’s Most And Least Stressful Cities In 2021. https://www.tatlerasia.com/lifestyle/travel/hk-worlds-most-least-stressful-cities-2021
[6] Mahdi, I. (2022, April 11). Makin Banyak Perempuan Indonesia Jadi Pekerja Profesional . https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/makin-banyak-perempuan-indonesia-jadi-pekerja-profesional
[7] Pallasma, J. (2005). The Eyes of The Skin. In John Wiley-Son Ltd. John Wiley & SonsInc.
[8] Pallasma, J. (2009). The Thinking Hand. John Wiley & SonsInc.
[9] Rizaty, A. (2023, January 6). Jumlah Penduduk Jakarta Capai 10,64 Juta Jiwa pada 2022 . Badan Pusat Statistik. https://dataindonesia.id/Ragam/detail/jumlah-penduduk-jakarta-capai-1064-juta-jiwa-pada-2022
[10] Subodh, M. (2022). 10 Things you did not know about Sensory Design.
Published
2023-03-16
How to Cite
Amadea, A., & Leonardo, V. (2023). PENDEKATAN MULTISENSORI PADA PERANCANGAN INTERIOR SPA DI JAKARTA. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 6, 55-66. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/738
Abstract dilihat 396 kali
FULL TEXT diunduh 223 kali