DAMPAK PERLUASAN BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI TAHUN 2011-2013 TERHADAP KAWASAN SEKITAR

Authors

  • Ni Made Mitha Mahastuti Universitas Udayana
  • Ni Waya Ardiarani Utami Institut Desain dan Bisnis Bali
  • Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja Universitas Dwijendra

Keywords:

Arsitektur, Bandara Ngurah Rai, Pariwisata.

Abstract

Pesatnya perkembangan kemajuan teknologi mengakibatkan semakin bertumbuhnya beragam infrastruktur penunjang kebutuhan manusia untuk beraktivitas. Arsitektur mewadahi hal tersebut dalam perwujudannya. Salah satu hasil karya arsitektur yang mengakomodir kebutuhan manusia untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya adalah bandar udara. Bali sebagai salah satu daerah dengan potensi utama sektor pariwisata membutuhkan bandar udara dengan fasilitas dan luas yang memadai untuk menampung kunjungan tamu yang datang dan pergi. Hal yang menjadi permasalahan utama adalah kurang luasnya Bandara Ngurah Rai. Untuk mengakomodir hal tersebut, maka telah dilakukan beberapa kali perluasan yang secara tidak langsung berdampak pada kawasan pesisir sekitar bandara. Tulisan ini bermaksud mengungkap seberapa jauh dampak positif maupun negatif yang muncul akibat perluasan bandara. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini memiliki dua dampak, dampak positfnya adalah berkembangnya kawasan Kuta sebagai kawasan wisaya yang dekat dengan bandar udara dan menambah lapangan kerja bagi masyarakat setempat, sedangkan dampak negatifnya adalah perubahan luasan pantai akibat bertambahnya luasan bandara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

-

Downloads

Published

2021-04-01

How to Cite

Mahastuti, N. M. M., Ardiarani Utami, N. W., & Mahadwijati Wijaatmaja, A. B. (2021). DAMPAK PERLUASAN BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI TAHUN 2011-2013 TERHADAP KAWASAN SEKITAR. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 4, 204–209. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/575