PENCIPTAAN KARYA SENI CETAK TINGGI BERBASIS DIGITAL DENGAN OBJEK SEMAR SEBAGAI INOVASI DALAM PENGUATAN IDENTITAS DAN INDUSTRI KREATIF

  • Sigit Purnomo Adi FSRD UNS Surakarta
  • I Gusti Ngurah Tri Marutama SV UNS Surakarta
Keywords: Cetak tinggi, semar, jawa

Abstract

Penelitian berusaha untuk menjelaskan bahwa penelitian tidak hanya menggunakan metodologi penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Penggunaan metodologi penciptaan seni kreasi artistic yang diantaranya eksperimen, perenungan dan pembentukan dapat menjadi alternatif dalam pembuatan artikel. Artikel ini juga membahas mengenai pengkaryaan seni cetak tinggi di luar pakem atau dapat dikatakan melampaui kaidah seni grafis. Seni cetak tinggi yang biasanya pakem dan kurang liar dapat terjawab pada artikel ini. Pemakaian visual atau tema kearifan lokal yaitu tokoh mitologi Jawa dan juga penggunaan teknik digital dapat menjadi ciri yang kuat dalam pengkaryaan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah inovasi dengan memperkuat identitas kelokalan yaitu pemilihan tokoh mitologi Jawa dan juga penggunaan teknik digital yang dampaknya karya ini tidak hanya sebagai karya seni rupa atau media ekspresi tetapi lebih dari itu. Dan yang paling penting mampu bersaing di kancah Internasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

[1] E. Supriyanto, Setengah Abad Seni Grafis Indonesia. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), 2000.
[2] S. P. Adi, Seni Cetak Grafis (Edisi Cetak Tinggi). Surakarta: UNS Press, 2020.
[3] S. P. Adi, A. Pandanwangi, I. G. N. T. Marutama, and S. H. Yudhanto, “PENCIPTAAN KARYA CETAK TINGGI DENGAN MIXED MEDIA SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN INOVASI DAN KREASI BERBASIS TRADISI JAWA,” Brikolase J. Kaji. Teor. Prakt. dan Wacana Seni Budaya Rupa, vol. 13, no. 1, pp. 77–84, 2021.
[4] M. D. Marianto, Seni Cetak Cukil Kayu. Yogyakarta: Kanisius, 1988.
[5] S. P. Adi, “Seni Grafis era 1946,” vol. 1, 2018, [Online]. Available: https://ejournal.unisnu.ac.id/JSULUH/article/view/679.
[6] Katalog Pekan Seni Grafis Yogyakarta 2019. Yogyakarta, 2019.
[7] M. Marianto, “Ecoart Through Various Approaches,” J. Urban Soc. Arts, vol. 7, no. 1, pp. 21–29, 2020, doi: 10.24821/jousa.v7i1.4084.
[8] S. P. Adi, Cetak Sablon dalam Karya Seni Grafis. Gorontalo: Ideas Publishing, 2022.
[9] W. Sri Wulandari, “Seni Grafis Yogyakarta dalam Wacana Seni Kontemporer,” ITB J. Vis. Art Des., vol. 2, no. 1, pp. 99–111, 2008, doi: 10.5614/itbj.vad.2008.2.1.7.
[10] S. D. Kartika, Seni Rupa Modern. Bandung: Rekayasa Sains, 2017.
[11] S. D. Kartika, Estetika Seni Rupa Nusantara. Karanganyar: ISI Press Solo, 2007.
[12] I. Tri Marutama, SP Adi, E. Wulandari, and R. W. Herlambang, “Tri Pramana As Visual Communication Design Approach,” vol. 207, no. Reka, pp. 329–332, 2019, doi: 10.2991/reka-18.2018.72.
[13] M. Ilyas, “Lingkungan Hidup Dalam Pandangan Islam,” J. Sos. Hum., vol. 1, no. 2, pp. 154–166, 2008, doi: 10.12962/j24433527.v1i2.672.
[14] S. D. Kartika, Kreasi Artistik perjumpaan tradisi modern dalam paradigma kekaryaan seni. Karanganyar: Citra Sains, 2016.
[15] P. M. Sukerta, M. D. Marianto, S. Hadi, and others, “EARTH’S CREATION STIMULUS: CREATION OF GRAPHIC ARTS WITH USED PLYWOOD MEDIA,” Artist. Int. J. Creat. Innov., vol. 2, no. 1, pp. 33–41, 2021.
[16] F. D. A. Puspitasari, “Piwulang Jawi : Journal of Javanese Learning and Teaching,” J. Javanese Learn. Teach., vol. 5, no. 2, pp. 17–25, 2017, [Online]. Available: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/piwulang/article/view/19712.
[17] F. Kurniawan, N. Zaman, A. Sujana, Z. Ramli, and F. S. Rupa, “MAKNA SEMAR DALAM KALIMAH SYAHADAT,” pp. 271–285.
[18] T. R. Rohidi and S. Sabana, “Seni grafis sebagai ekspresi budaya dan jejak teraannya dalam kancah seni rupa dan pendidikan seni di indonesia,” Imajinasi, vol. IX, no. 2, pp. 79–88, 2015.
[19] R. Widayat, M. Khizal, M. Saat, and S. P. Adi, “The Aesthetics and Meaning of Traditional Paintings : Forbidden Wealth ( Pesugihan ) by Tjitro Waloejo in Surakarta,” Wacana Seni J. Arts Discourse, vol. 19, pp. 29–45, 2020, doi: https://doi.org/10.21315/ws2020.19.3.
[20] Djono, T. P. Utomo, and S. Subiyantoro, “Nilai Kearifan Lokal,” Humaniora, vol. 24, no. 3, pp. 269–278, 2012.
[21] L. Gitleman, “Sesaji Kupat Dalam Tradisi Gumbregan Di Desa Kemiri Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul,” Pap. Knowl. . Towar. a Media Hist. Doc., vol. 22, pp. 57–70, 2014.
Published
2023-03-16
How to Cite
Adi, S., & Tri Marutama, I. G. (2023). PENCIPTAAN KARYA SENI CETAK TINGGI BERBASIS DIGITAL DENGAN OBJEK SEMAR SEBAGAI INOVASI DALAM PENGUATAN IDENTITAS DAN INDUSTRI KREATIF. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 6, 310-315. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/741
Abstract dilihat 230 kali
FULL TEXT diunduh 178 kali