MENDEFINISIKAN KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR FASILITAS PARIWISATA DI BALI

  • I Nyoman Gede Maha Putra Universitas Warmadewa
Keywords: keberlanjutan, arsitektur hijau, fasilitas wisata

Abstract

Arsitektur dan kota adalah karya manusia yang menjadi latar kehidupannya. Semakin kompleksnya aktivitas dan semakin cepatnya sebuah aktivitas berganti akibat tuntutan efisiensi menyebabkan semakin banyak typology bangunan yang tercipta dengan jumlah yang semakin banyak. Akibatnya kota-kota terus tumbuh melampaui batas tradisionalnya. Hal ini berimplikasi pada semakin banyaknya sumber daya yang dibutuhkan, semakin tinggi konsumsi energy, serta semakin banyak residu dalam bentuk limbah yang dihasilkan. Praktek-praktek membangun yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan seringkali dikritik namun ia tetap dilakukan demi memenuhi kebutuhan manusia sehingga isu keberlanjutan dalam bidang arsitektur dan desain urban menjadi semakin relevan untuk dibahas. Paper ini bertujuan mengeksplorasi isu keberlanjutan global dan membahasnya dalam ranah lokal di Bali. Analisa terhadap data sekunder yang berasal dari berbagai laporan global dipadukan dengan analisis arsip pembangunan lokal dilakukan untuk mendapat gambaran dari sisi kebijakan. Wawancara dengan pelaku bangunan, terutama arsitek dilakukan untuk melihat bagaimana isu ini mendapat tanggapan di ranah lokal. Terakhir, observasi dilakukan terhadapĀ beberapa studi kasus arsitektur dan bangunan yang ada di Bali untuk menguji sejauh mana praktik-praktik terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dilakukan secara nyata. hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perlambatan ekonomi memberi pengaruh pada menguat serta meredupnya kesadaran atas prinsip pembangunan berkelanjutan. Praktik-praktik bangunan berkelanjutan disadari secara terbatas pada kalangan arsitek tetapi pada tahapan operasional seringkali diabaikan. Paper ini merekomendasikan perlunya dibuat peraturan yang mengikat serta pentingnya menumbuhkan kesadaran terhadap isu ini di kalangan generasi baru arsitek dan perancang kota.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, R. (2013). The Globalisation of Modern Architecture : The Impact of Politics, Economics and Social Change on Architecture and Urban Design since 1990. Newcastle upon Tyne: Cambridge Scholar Publishing.
AlSayyad, N., & Bourdier, J.-P. (1989). Dwellings, Settlements and Tradition. New York, Lanham, London: University Press of America.
Burdett, R., & Sudjic, D. (2011). Living in the endless city. Phaidon: London.
Ching, F. D. (2008). Building Construction Illustrated. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Son.
Droege, P. (2013). One Hundred Tons to Armageddon: Cities Combat Carbon. In G. Bridge, & S. Watson, Blackwell Companion to the City (pp. 108-120). Oxford, London: John Wiley & Son Ltd.
EPA, E. P. (2013). Sustainable Design and Green Building Toolkit. -: EPA.
Gore, A. (2006). An Incovenience Truth:P The Planetary Emergency of Global Warming and What We Can Do About It. Emmaus, Pennsylvania: Rodale Press.
Hopkins, R. (2020, 2 22). A Natural Way of Building. Retrieved from Transition Culture: https://www.transitionculture.org/essential-info/articles/a-natural-wayof-building-2002/
Jarzombek, M. (1999). The Disciplinary Dislocations of Architectural History. Journal of the Society of Architectural Historians, 489.
Jarzombek, M. (2003, Winter). Sustainability-Architecture: between Fuzzy System and Wicked Problems. Blueprints, XXI(1), 6-9.
Pushkar, S., Becker, R., & Katz, A. (2005). A methodology for design of environmentally optimal buildings by variable grouping. Building and Environment, 8(40), 1126-1139.
Sassen, S. (2005). The global city: introducing a concept. Brown Journal of World Affairs, XI(2), 27-43.
UNHABITAT. (2017). State of the world's cities. New York: UN Habitat.
WCED, W. C. (1987). Our Common Future. Oxford, New York, Singapore: Oxford University Press.
WGBC. (2020, February 12). World Green Building Council. Retrieved from About Green Building: The benefits of green building: https://www.worldgbc.org/benefits-green-buildings
Published
2020-03-05
How to Cite
Maha Putra, I. N. G. (2020). MENDEFINISIKAN KEBERLANJUTAN DALAM ARSITEKTUR FASILITAS PARIWISATA DI BALI. SENADA (Seminar Nasional Desain Dan Arsitektur), 3, 11-23. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/365
Abstract dilihat 67 kali
FULL TEXT diunduh 74 kali