PENERAPAN TEKNIK UPCYCLING LIMBAH FASHION PADA DESAIN TAS MULTIFUNGSI

Pendekatan Desain untuk Meminimalisir Dampak Negatif Limbah fashion terhadap Lingkungan

  • Dewa Made Weda Githapradana Universitas Ciputra Surabaya
Keywords: sustainable, upcycling, disposal, slow fashion

Abstract

Revolusi industri 4.0 yang berbasis evolusi otomatisasi mengakibatkan perubahan signifikan pada industri fashion. Industri fast fashion menghasilkan limbah dengan kuantitas besar yang berdampak buruk bagi lingkungan. Sistem yang dibutuhkan industri fashion 4.0 adalah industri berbasis keberlanjutan. Fokus utama dalam makalah ini adalah mengolah limbah/ disposal fashion menjadi produk baru dengan teknik upcycling untuk menjaga daur hidup yang lebih lama. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui eksperimen, observasi, dan kepustakaan. Hasil analisa penelitian diharapkan mampu memberikan alternatif bagi perkembangan industri fashion khususnya usaha kecil menengah dalam menerapkan konsep slow fashion berkelanjutan yang dapat meminimalisir dampak negatif pada lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antanavićiutė, Agne. & Dobilaitė, Vaida. (2015). Principles of Slow Fashion Application in Clothing Collection Creation. Environmental Research Engineering & Management. Vol 71(No.2). 54-59.
Bhardwaj, Vertica. & Fairhust, Ann. (2010). Fast Fashion: Respon to Changes in the Fashion Industry. The International Review of Retail, Distribution, and Consumer Research. Vol.20 (No.1). 165-173. Routledge.
Bonilla, Silvia H. Silva, Helton. Da Silva, Marcia Terra. Goncalves, Rodrigo Franco.
& Sacomano, José B. (2018). Industry 4.0 and Sustainability Implications: A Scenario- Based Analysis of the Impacts and Challenges. Sustainability 2018. Vol10 (3740). 1-24. MDPI. Basel-Switzerland.
Cora, Tjok Ratna. (2016). “Wacana Fesyen Global dan Pakaian di Kosmopolitan Kuta.” Diss. Universitas Udayana.
Djelantik. (2008). Estetika Sebuah Pengantar. Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (MSPI).
Henninger, Claudia E. (2016). What is Sustainable Fashion. Journal of Fashion Marketing and Management. Vol 2 (No.4). 400-416. Emerald Group Publishing Limited.
Laitala, Kirsi. Boks, Casper. & Klepp, Ingun Grimstad. (2015). Making Clothing Last: A Design Approach for Reducing the Environment Impacts. International Journal of Design. Vol 9 (No.2). 93-107.
Mukherjee, Sudeshna. (2015). Environmental and Social Impact of Fashion: Towards an Eco-Friendly, Ethical Fashion. International Journal of Interdisciplinary and Multidisciplinary Studies (IJIMS). Vol 2 (No.3). 22-35
Shen, Bin. (2014). Sustainable Fashion Supply Chain: Lesson from H&M. Sustainability 2014. Vol 6 (No.2). 36-49. MDPI. Basel-Switzerland.
Vihma, Susann & Väkevä, Seppo.(1990). Semantic Visions in Designs. UIAH.
Baenanda, Listhari. (2019). Mengenal Lebih Jauh Revolusi Industri 4.0. https://binus.ac.id/knowledge/2019/05/mengenal-lebih-jauh-revolusi-industri-4-0/ . Binus University. (7 Februari 2020).
Putri, Veronica Kadista. (2019). "Fast Fashion", Budaya Konsumtif, dan Kerusakan Lingkungan. https://news.detik.com/kolom/d-4705049/fast-fashion-budayakonsumtif-dan-kerusakan-lingkungan. (7 Februari 2020).
Published
2020-03-05
How to Cite
Weda Githapradana, D. M. (2020). PENERAPAN TEKNIK UPCYCLING LIMBAH FASHION PADA DESAIN TAS MULTIFUNGSI. SENADA (Seminar Nasional Desain Dan Arsitektur), 3, 24-30. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/362
Abstract dilihat 251 kali
FULL TEXT diunduh 244 kali