INOVASI ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI DARI BAHAN BETON

  • I Kadek Prana Jaya Lecture STD Bali
  • I Gusti Ayu Nila Wijayanti Sekolah Tinggi Desain Bali
Keywords: Inovasi, Arsitektur Tradisional Bali dan Bahan Beton

Abstract

Teknologi bahan bangunan semakin berkembang saat ini dan saat ini telah banyak ditemukan ide-ide baru inovasi bahan bangunan seiring dengan perkembangan peradaban manusia, salah satunya adalah  inovasi arsitektur tradisional Bali dari bahan beton. Penggunaan beton dikarenakan harga kayu yang berkualitas saat ini sangat mahal dan langka. Penggunaan bahan beton karena kuat dan tahan lama, tidak mudah mengalami kembang susut, perawatan rendah, tidak mudah membusuk dan terbakar, tahan terhadap angin dan air. Inovasi material ini sebagai wadah kegiatan ekonomi kreatif untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Inovasi bahan beton sebagai bahan arsitektur tradisional Bali kedepan menjadi salah satu alternatif material konstruksi pracetak yang ramah lingkungan tanpa mengurangi nilai filosofinya dan inovasi material ini diharapkan dapat melestarikan nilai-nilai arsitektur Bali kedepannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Mathew Miles , M.H., (1992). 'Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru'. Jakarta: UIP.
Pranajaya, I.K., (2018). 'Ekonomi Kreatif: Menuai Kembali Kehidupan Sang Batu Padas Yang Terbuang dalam Sebuah Ornamen Arsitektur Tradisional Bali'. Jurnal : Desain Interior, Sekolah Tinggi Desain Bali, Vol-5.
SNI 03-2847-2002 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung
Sulistijowati, M. (1991). Tipologi arsitektur pada rumah kolonial surabaya (dengan kasus perumahan plampitan dan sekitarnya). Tidak dipublikasikan. Surabaya: Pusat Penelitian Institut Teknologi Sepuluh November.
Triono Budi Astanto. 2001. Konstruksi Beton. Penerbit Kanisius. Yogyakarta
Published
2020-03-05
How to Cite
Jaya, I. K., & Nila Wijayanti, I. G. A. (2020). INOVASI ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI DARI BAHAN BETON. SENADA (Seminar Nasional Desain Dan Arsitektur), 3, 532-538. Retrieved from https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/308
Abstract dilihat 83 kali
FULL TEXT diunduh 86 kali